Moving Average

Gunanakan SMA Untuk Open
dan Close Posisi
Kali ini kita akan bahas
mengenai bagaimana
menggunakan Moving
Average sebagai dasar untuk
menentukan kapan kita
sebaiknya masuk (open
position) dan juga kapan kita
sebaiknya keluar pasar (close
position).
Mengapa Moving Average?
Yah, sebenarnya banyak
sekali sih… dasar analisis
yang bisa kita pakai untuk
pedoman dalam bertrading.
Moving Average hanya salah
satu dari banyak sekali
indikator yang biasa
digunakan dalam analisis
teknikal forex. Saya memilih
Moving Average sebagai
indikator pertama untuk kita
bicarakan, karena indikator
yang satu ini relatif
sederhana dan mudah
dipahami. Penggunaan atau
bagaimana kita
menterjemahkan Moving
Average sebenarnya bisa jadi
berbeda-beda antara satu
trader dengan trader yang
lain. Apa yang akan saya
sampaikan ini hanyalah salah
satu teknik memanfaatkan
informasi yang kita dapat
dari Moving Average
Sekarang, kita akan memilih
periode yang kita gunakan.
Pada dasarnya, kita bebas
aja sih… menentukan periode
berapapun yang kita
gunakan. Dalam contoh
analisis berikut, saya akan
menggunakan chart dengan
time frame (tf) per jam
(hourly) dan periode Simple
Moving Average (SMA) yang
kita pakai kali ini adalah 4
dan 8.
Mari kita amati chart berikut:
chart di atas adalah chart
untuk pair GBP/USD dengan
time frame hourly. Saya
memasang 2 SMA: SMA 4 saya
beri warna merah,
sedangkan SMA 8 saya beri
warna biru.
Sekarang, perhatikan saat
kedua SMA tersebut
berpotongan
Apabila SMA 4 memotong
SMA 8 dari bawah ke atas,
seperti nampak pada titik 1,
berarti nilai rata-rata 4 jam
terakhir lebih besar dari
pada nilai rata-rata 8 jam
terakhir. Dengan kata lain,
trend dalam 4 jam cenderung
naik. Dalam kondisi seperti
itu, sebaiknya kita
melakukan open position:
Buy pada titik tersebut
(harga ditunjukkan dengan
horizontal line sebesar
1.5619).
Pada saat SMA 4 memotong
SMA 8 dari arah atas ke
bawah, seperti nampak pada
titik 2, berarti nilai rata-rata
4 jam terakhir lebih kecil dari
nilai rata-rata 8 jam terakhir.
Dengan kata lain, trend
dalam 4 jam terakhir
cenderung turun. Dalam
kondisi seperti ini, sebaiknya
kita close position Buy kita
atau bisa juga kita open
position: Sell (harga
ditunjukkan dengan
horizontal line sebesar
1.5690).
Posisi Sell bisa kita close saat
SMA 4 kembali memotong
SMA 3 dari bawah ke atas,
seperti nampak pada titik 3.
Atau, kita bisa kembali
melakukan Open Position:
Buy pada titik tersebut
(harga ditunjukkan dengan
horizontal line sebesar
1.5633).
Anda bisa mencoba sendiri
pasangan SMA maupun time
frame yang lebih sesuai
dengan selera
Ada baiknya kita coba dan
amati dahulu, untuk
menemukan Moving Average
yang akan kita jadikan
patokan.
Memanfaatkan perpotongan
antara 2 Moving Average
seperti yang telah kita
bicarakan di atas hanyalah
salah satu contoh
penggunaan Moving Average
Smiley Banyak juga temen-
temen trader yang
menggunakan informasi dari
Moving Average dengan cara
yang berbeda. Semua
tergantung cara kita
mengintepretasikan dan
memanfaatkan informasi
yang kita dapat dari setiap
indikator.
Ok, Suka dengan artikel ini
silahkan tinggalkan
komentar.
Salam sukses.